Showing posts with label sastra. Show all posts
Showing posts with label sastra. Show all posts
Sastra Sebagai Sebuah Dunia
Pascale Casanova
Penerjemah: Noor Cholis
Pelanggan: Tuhan membuat dunia hanya dalam enam hari dan kamu, kamu tak bisa membuatkan aku celana panjang dalam enam bulan!
Penjahit: Tapi, bos, lihat dunia, dan lihat celanamu.
dikutip oleh Samuel Beckett
Jauh, jauh darimu sejarah dunia membentang, sejarah dunia jiwamu.
Franz Kafka
Tiga pertanyaan. Mungkinkah menjalin kembali ikatan yang sudah hilang antara sastra, sejarah dan dunia, sambil tetap memelihara pengertian penuh tentang keunikan teks-teks sastra yang mustahil ditawar? Kedua, bisakah sastra itu sendiri dipahami sebagai sebuah dunia? Kalau bisa, mungkinkah penjelajahan atas wilayahnya akan membantu kita menjawab pertanyaan nomor satu?
NASKAH SENPER "KABHIN NGODHA" (KAWIN MUDA)
By kikana art 2:27:00 AM
madura, masyarakat madura, naskah, naskah drama, sampang, sastra, seni pertunjukan, seni prtunjukan rakyat, teater
Seni Pertunjukan Tradisi
Taman Mini Indonesia Indah
April – 2016
Judul
Kabin
Ngodha
Tema
Kritik
Sosial sebuah budaya yang mengakar pada kehidupan masyarakat madura tentang
perkawinan anak di bawah umur serta kekerasan verbal dan fisik yang kerap terjadi
di dalam sebuah rumah tangga
Sinopsis
aku hanya
anak perempuan semata wayang yang harus menuruti kata eppa’
walau
disisi lain emak selalu terisak menyaksikan kebekuan raut muka ku
haruskah
adat dan tradisi membelenggu hidup ku
tapi apapun
itu aku harus menjalani sebagai bukti dharma yang di junjung tinggi turun
temurun
Keceriaan
ku telah pupus
masa muda
ku tak pernah aku rasa
cita yang
ingun ku gapai sirna tak bertuan
adat yang
mengungkung ku tak mampu aku melepas diri
hanya
tatapan hampa ku yang tak lagi berujung
NASKAH FRAGMEN " PRAHARA HATI RATO EBHU"
By kikana art 11:17:00 PM
culture, madura, naskah, naskah drama, perempuan peni, sampang, sastra, seni pertunjukan
NASKAH PRAHARA HATI SANG RATO EBHU
Oleh Kikana
Rahman
PROLOG AWAL
Sejarah Kerajaan Madura Barat,
meliputi wilayah Sampang dan Bangkalan,
yang di pegang oleh Cakraningrat I bermula dari sebuah kota kecil di
pulau Madura .... Madegan, sebuah kampung yang berada di pinggiran Kota
Sampang. Tempat yang menjadi Saksi Bisu dimana Kamituwo dari Para Cakraningrat
itu berada .... dan tempat itu pulalah yang menjadi kota Raja dari Kerajaan
Madura barat ... tempat bersejarah dimana kerajaan Madura barat di bangun pertama
kali serta sejarah besar dimulainya Kepemerintahan berstruktur Kabupaten
Sampang.
Madura: Sejarah, Sastra, dan Perempuan Seni
By kikana art 5:49:00 PM
culture, life style, madura, masyarakat madura, perempuan peni, refferensi, ruang teater, sastra, sejarah, sosial budaya
![]() |
| photo koleksi kikanarahman art production |
Perempuan seni dalam dimensi patriarki masyarakat Madura, telah menciptakan kelonggaran relasi gender. Seni pertunjukan yang tidak meninggalkan tradisi diasporik masyarakat Madura telah memposisikan perempuan dan laki-laki sebagai elemen pembentuk harmonisasi.
Dengan demikian, rentang sejarah yang panjang telah menjadikan perempuan seni di Madura teruji menjadi subjek dalam formasi sosial masyarakat Madura.
Terkadang, faktor ekologis sebuah wilayah bisa menjadi faktor utama pembentukan kultur sebuah masyarakat. Tradisi diasporik masyarakat Madura, berawal dari sejarah kelangkaan ekologis (ecological scarcity) yang panjang pada abad ke-18, yang memaksa penduduknya untuk berimigrasi ke daerah lain terutama pulau Jawa. Jika melakukan pendekatan sejarah ekologi (eko-historikal) pada masyarakat Madura untuk menemukan pola atau formasi sosial serta perubahan sosialnya, maka motif ekonomi terlihat sebagai sebuah kesadaran yang mengembalikan sentimen kooperatif masyarakat Madura pada awal abad ke-20.















